Selasa, 28 Juli 2015

Tips Mengelola Keuangan UKM-5

Baik, kali ini saya mau sharing lagi tips mengelola keuangan UKM yang ke-5. Seperti biasa, kita coba ingat-ingat lagi tips yang sebelumnya yah. Okey, yg sebelumnya apa aja : pemisahan UP dan UU, RPU, BKM dan BKK serta HKB. Sekarang kita lanjut bahas tips yang ke-5.

Tips yang ke-5 yaitu PAK, yang artinya "Putar Arus Kas". Sering kali seorang entrepreneur berpusat pada keuntungan. Mengelola keuangan juga berarti mengelola piutang, hutang dan persediaan. Banyak usaha yang mengalami kesulitan kas, padahal kalau dilihat laporan keuangan nya cukup baik.

Coba perhatikan bagaimana mereka memutar kas. Putaran kas akan melambat jika penjualan kredit anda lebih banyak ketimbang penjualan kulakan atau tunai nya, atau jika anda harus menyimpan stok/persediaan barang dalam jumlah yang banyak. Anda harus mengupayakan penjualan kredit anda sama dengan pembelian kredit anda. Anda juga harus mampu menekan tingkat persediaan semaksimal mungkin agar tetap dapat memenuhi order namun tidak membebani keuangan usaha anda.

Okey, sekian tips yang dapat Saya share kali ini. Akan Saya lanjutkan lagi untuk tips yang selanjutnya, yaitu AHM. Apa itu AHM? Astra Honda Motor kah? Bukan, sekali lagi bukan!
Penasaran kan? Stay tuned terus di blog yah, segera saya share

Semoga bermanfaat. Salam hangat dan jabat erat dari jauh

Asep Hendriana
Pakar Keuangan Umar Usman Business School
Pin BB 5243.9417, WhatsApp +62.812.9777.5130

Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha






Senin, 27 Juli 2015

Tips Mengelola Keuangan UKM-4

Pagi sahabat blogger!!! Biar masih seger, Saya mau update langsung tips nya yah. Hari ini Kita sudah sampai pada tips yang ke-4 yaitu HKB. Sebelum Saya jelaskan mengenai HKB, mari kita ingat-ingat lagi tips-tips sebelumnya. Tips sebelumnya yaitu pemisahan UP (Uang Pribadi) dan UU (Uang Usaha), RPU (Rencanakan Penggunaan Uang) dan membuat BKM (Bukti Kas Masuk) serta BKK (Bukti Kas Keluar).

Kali ini kita bahas mengenai HKB, yang artinya "Hitung Keuntungan dengan Benar". Kita semua sepakat tujuan kita sebagai entrepreneur adalah mencari keuntungan. Namun tahukah anda berapa keuntungan yang didapatkan dari usaha Anda? Menghitung keuntungan dengan tepat sama pentingnya dengan menghasilkan keuntungan itu sendiri.

Nah, bagian yang paling kritikal adalah dalam menentukan dan menghitung biaya-biaya. Biasanya sebagian besar biaya diketahui karena melibatkan uang tunai/cash. Padahal banyak biaya-biaya lain yang tidak keluar secara cash tetapi kita lupa untuk memasukannya kedalam komponen biaya. Padahal ini sangat penting bagi Kita untuk menemukan dengan benar berapa jumlah keuntungan yang kita dapatkan.

Beberapa biaya yang keluar dengan tidak melibatkan uang kas antara lain : biaya penyusutan peralatan, amortisasi dll. Sebagian lagi biaya yang belum terjadi akan tetapi perlu kita cadangkan, misalnya : pajak dan bunga pinjaman, jika usaha kita menggunakan kredit dari dunia perbankan atau lembaga keuangan lainnya.

Sekian tips kali ini, masih ada 3 tips lagi mengenai mengelola keuangan UKM. Akan segera Saya share lebih lanjut. Stay tuned terus yah, semoga bermanfaat buat teman-teman semua.

Asep Hendriana
Pakar Keuangan Umar Usman Business School
Pin BB 52439417, WhatsApp 0812-9777-5130

Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha

Minggu, 26 Juli 2015

Tips Megelolola Keuangan UKM-3

Hai sahabat blogger, mohon maaf agak terlambat untuk sharing lagi. Kali ini saya mau share tips yang ke-3 (ketiga) mengelola keuangan untuk UKM. Sedikit review semoga kita tidak lupa yah, tips ke-1 yaitu pemisahan UP dan UU, tips ke-2 yaitu RPU dan yang ketiga yang mau saya share kali ini yaitu BKM dan BKK. Apa itu? Yuk kita simak....

Mengelola sebuah usaha, tidak cukup dikelola dengan ingatan, akan tetapi kita memerlukan sebuah catatan dan bukti yang BAL (Benar, Akurat dan Lengkap). Minimal anda wajib memiliki BKM dan BKK yang artinya "Buku Kas Masuk" dan "Buku Kas Keluar", udah tau yah apa itu BKM dan BKK.

Untuk urusan catat mencatat ini sangat penting dan musti wajib kita lakukan. Bahkan Allah SWT pun memerintahkannya seperti yang difirmankan dalam Al-Qur'an surat Al-Baqoroh : 282. Setelah anda mencatat dengan benar, akurat dan lengkap, Andapun harus menghitung serta mencocokan setiap hari jumlah uang fisik anda dengan yang tertera didalam catatan. So, jumlahnya harus sama yah. Kalau selisih berarti ada kesalahan yang harus dicari.

Mencocokan fisik uang dan catatan dilakukan sebagai kontrol terhadap transaksi keuangan dan memastikan tidak ada uang yang terselip. Sehingga jika sudah diketahui lebih awal, akan sangat dengan mudah bagi kita untuk mencari kesalahannya.

Tahapan selanjutnya, tingkatkan kemampuan administrasi anda untuk mencatat penjualan dan biaya, begitu juga dengan saldo piutang, persediaan, aset, hutang dan modal. Akan lebih baik jika semua dicatat didalam komputer (PC, laptop atau notebook). Dan lebih super lagi jika anda bisa membuat laporan keuangan sampai dengan neraca dan laba rugi.

Demikian sharing untuk kali ini, semoga bermanfaat. Tips selanjutnya akan segera saya share yah, yaitu tentang HKB, apa itu HKB? Stay tuned terus yah :)

Asep Hendriana
Pakar Keuangan Umar Usman Business School
Pin BB 52439417, WhatsApp 0812-9777-5130

Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha

Rabu, 22 Juli 2015

Tips Mengelola Keuangan UKM-2

Setelah tips pertama terkait pemisahan Uang Pribadi (UP) dan Uang Usaha (UU), kali ini saya mau share tips kedua yaitu Rencanakan Penggunaan Uang (RPU). Kebetulan saya senang menggunakan singkatan-singkatan, dengan harapan mudah di hafal :)

Tips pertama UP vs UU, Tips kedua yaitu RPU - Rencanakan Penggunaan Uang. Okey mari kita bahas. Sebagai pelaku usaha, anda harus merencanakan penggunaan uang sebaik mungkin, sekalipun anda memiliki modal atau saldo kas yang lebih banyak dari yang anda perkirakan.

Tanpa perencanaan yang matang, anda akan segera menemukan diri anda dalam kondisi kekurangan dana. Sesuaikan pengeluaran yang akan anda lakukan dengan target-target penjualan dan penerimaan kas anda. Tundalah pengeluaran yang bersifat belanja modal yang tidak memberikan manfaat dalam peningkatan penjualan dan menurunkan biaya-biaya baik produksi maupun operasional.

Point nya adalah lakukan analisa "Cost and Benefit" untuk meyakinkan bahwa penggunaan uang anda tidak akan sia-sia dan akan memberikan return yang mengungtungkan untuk meningkatkan profit usaha anda

Sekian sharing saya kali ini, untuk tips ketiga yaitu "BKM dan BKK", apaan tuh?
Sabar yah nanti segera saya share
Semoga bermanfaat :)

Asep Hendriana
Pakar Keuangan Umar Usman Business School
Pin BB 52439417, WhatsApp 0812-9777-5130

Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha

Tips Mengelola Keuangan UKM-1

Setelah libur lebaran, kita lanjut ya. Kali ini saya mau berbagi tips keuangan untuk UKM.bagian 1. Kemarin saya sudah memberikan penjelasan singkat mengenai pentingnya implementasi manajemen keuangan untuk UKM. Pada bagian 1 (satu) ini saya mau berbagi tips teknis nya seperti apa penerapan manajemen keuangan untuk UKM.

Okey, pada tahap 1 (satu) ini, anda sebagai pelaku UKM harus memisahkan Uang Pribadi (UP) dan Uang Usaha (UU).

Kesalahan yang paling banyak dilakukan para pelaku UKM adalah mencampurkan uang pribadi dengan uang usaha. Mungkin karena  merasa usaha masih kecil, anda berfikir tidak masalah mencampurkan uang pribadi dengan uang usaha. Namun yang terjadi, anda akan sangat sulit membedakan mana pengeluaran pribadi atau usaha. Sehingga, keperluan pribadi anda sedikit demi sedikit menggerogoti saldo kas usaha anda.

Jadi, segera pisahkan uang pribadi dan uang usaha anda secara fisik. Jika memang diperlukan, buat dua tempat uang yang berbeda, memakai dompet atau kotak uang, sehingga benar-benar anda pisahkan, baik uang secara fisik dan catatan nya. Akan lebih baik lagi jika anda menggunakan fasilitas perbankan. Misal membuka rekening khusus untuk uang pribadi dan uang usaha.

Yang lebih penting adalah disiplin dalam menerapkan pemisahan ini. Sekali lagi kuncinya adalah disiplin dan komitmen dalam implementasi nya. Sekian semoga bermanfaat, nanti akan saya lanjutkan ke bagian ke 2 (dua) nya yah.

Asep Hendriana
Pakar Keuangan Umar Usman Business School
Pin BB 52439417, WhatsApp 0812-9777-5130

Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha

Kamis, 09 Juli 2015

Tips Untuk Peserta JHT

Media lagi ramai bahas JHT (Jaminan Hari Tua). Ramai karena JHT baru bisa dicairkan ketika memasuki usia pensiun, sekitar 55 tahun. Disi lain kondisi perekonomian yang semakin terpuruk menyebabkan banyak industri yang gulung tikar dan buruh-buruh di PHK. Ketika mereka mau mencairkan JHT tidak bisa, dikarenakan usia belum memasuki masa pensiun.

Kali ini saya mau berbagi tips untuk pengguna JHT, terutama bagi mereka yang menanamkan iuran JHT nya di lembaga keuangan. Seperti kita ketahui bahwa tujuan dari iuran JHT, selain dari amanat undang-undang, adalah meringankan beban perusahaan untuk membayar pesangon karyawan ketika mereka pensiun. Supaya tidak terlalu berat, maka mulailah perusahaan bersama-sama karyawan membuat iuran untuk masa hari tua karyawan.

Dari sini sudah jelas bahwa tujuan iuran JHT ini adalah jangka panjang. Kita sebagai pengguna JHT harus betul-betul pintar dalam melihat kondisi ini. Iuran JHT ini oleh lembaga keuangan di investasikan dalam beberapa instrumen pasar keuangan seperti deposito, saham, reksadana dll.

Tips yang ingin saya sampaikan kali ini adalah dalam menentukan instrumen investasi atas dana iuran JHT yang kita setorkan melalui lembaga keuangan diatas. Biasanya setiap lembaga keuangan akan menawarkan kepada peserta JHT dalam memilih paket investasinya. Maka saran saya adalah tanamkan investasinya pada instrumen yang memiliki imbal balik besar, parameternya harus diatas inflasi, dan sifatnya jangka panjang. Dan pilihan itu akan jatuh pada reksadana dan saham.

Sekian tips yang dapat saya bagikan kali ini, semoga bermanfaat :)

Asep Hendriana
Pakar Keuangan Umar Usman Business School
Pin 52439417, WhatsApp 0812-9777-5130

Tips Mengelola Keuangan UKM

Walaupun sederhana, para pelaku UKM perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik. Minimal memiliki buku catatan kas masuk dan keluar. 

Kebanyakan UKM lebih tertarik untuk membahas ide dan inovasi bisnis, strategi marketing, produksi dan target penjualan dari pada berbicara manajemen keuangan.

Para pelaku UKM menganggap manajemen sebagai sesuatu hal yang akan berjalan dengan sendirinya. Kalau bisnis bagus, keuangan juga akan sama bagusnya. Jika usaha untung, maka uang akan mengalir begitu saja. Nah, kalau rugi bagaimana? Ini yang bahaya !!!

Persepsi tersebut ada benarnya, namun hati-hati bisa menyesatkan. Memang benar, sumber kas usaha adalah penjualan dan keuntungan. Tapi bisnis tidak sekedar bagaimana menghasilkan uang, melainkan juga bagaimana membelanjakan dan mengendalikannya.

Sebelum mengalami kerugian, mari kita pelajari beberapa prinsip dasar manajemen keuangan. Dengan sedikit pemahaman, anda bisa meminimalisir kerugian usaha yang anda jalankan.

Mau tau apa tips-tips nya? stay tune di blog yah :)
Besok segera di share tips keuangan untuk UKM

Salam hangat dan jabat erat

Asep Hendriana
Pakar Keuangan Umar Usman Business School
Pin 52439417, WhatsApp 0812-9777-5130

Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha

Peluang Bisnis Mudik

Mudik menjadi tradisi rutin tahunan masyarakat Indonesia. Didalam tradisi ini tersembunyi potensi bisnis yang sangat besar dan luar biasa, terjadi perputaran uang yang begitu besar.

Semua bisnis dari mulai transportasi rental mobil, parsel lebaran, kue lebaran, toko pakaian laku keras. Tak masalah harga mahal, masyarakat tetap membeli. Demi gengsi untuk ikut meramaikan Hari Raya Idul Fitri.

Kita bisa bermain disana walaupun dalam jangka waktu yang sementara. Misal, buat yang punya mobil pribadi tidak ada salahnya kita rental kan, lebih baik pada orang-orang yang kita kenal. Buat yang gak mudik, bisa buat jasa security atau ART (Asisten Rumah Tangga) dadakan, yang bisa berfungsi sementara di saat lebaran. Buat yang jago buat kue, ini saat tepat untuk meningkatkan omset penjualan nya :)

Intinya, banyak peluang bisnis yang bisa kita jalankan dalam waktu mudik ini, So, ayo jangan tinggal diam, Do It, action dan jalankan.

Semoga bermanfaat, salam hangat dan jabat erat

Asep Hendriana
Pakar Keuangan Umar Usman Business School
Pin 52439417, WhatsApp 0812-9777-5130

Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha

Ini Update Biaya Tol Cipali

Buat yang mau mudik tahun ini, kamu bisa langsung menikmati jalan tol baru Cikampek-Palimanan. Tol yang mulai dibangun tahun 2011 ini baru selesai dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Juni 2015. 

Penting buat kamu ketahui berapa biaya tol yang baru ini. Jadi kamu bisa persiapkan dan estimasi biaya tol dari Jakarta sampai dengan Brebes. Karena dengan adanya tol Cipali ini, menghubungkan jalan tol dari Merak, Bogor sampai dengan Brebes.


Dari Jakarta, perjalanan bisa dimulai dari Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR). Setelah itu keluar di pintu tol Pejagan di Brebes, Jawa tengah. Total tarif tol yang harus dirogoh kocek pengguna Rp 138.000.


Kita coba simulasikan perjalanan dimulai dari daerah Fatmawati, Jakarta Selatan, dengan mobil golongan satu.
Pertama-tama, mobil memasuki jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR). Tarif tol ini Rp 8.500.Setelah itu, memasuki jalan tol Jakarta-Cikampek bayar lagi Rp 13.500. Sejauh ini total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 22.000.


Selesai melewati Cikampek, masuk ke gerbang tol Cikampek-Palimanan (Cikapali), tol dengan ruas terpanjang di Indonesia ini mematok tarif Rp 87.500. Jadi setelah 116,75 km dilewati, bayar Rp 87.500.Selanjutnya masuk ke tol Palimanan-Kanci milik PT Jasa Marga Tbk. Di sini Anda bayar tol lagi Rp 4.500 di pintu keluar. Sudah Rp 114.000 dikeluarkan untuk bayar tol.


Tidak butuh waktu lama untuk melewati tol ini. Selanjutnya kamu masuk ke Tol Kanci-Pejagan yang dulu milik Grup Bakrie. Tarif tol yang sekarang dikuasai Grup MNC ini sebesar Rp 24.000. Setelah keluar di pintu tol Pejagan, Brebes, total biaya yang sudah dikeluarkan untuk bayar tol sebesar Rp 138.000. Demikian biaya total yang dikeluarkan.

Selamat mudik, sampai jumpa di kampung halaman

Semoga bermanfaat, silahkan dishare sebanyak-banyak nya ya... :)

Asep Hendriana

Pakar Keuangan Umar Usman Business School
Pin 52439417, WhatsApp 0812-9777-5130

Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha

Rabu, 08 Juli 2015

Tips Ringan Alokasikan Keuangan

Sahabat bloger, Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang konsumtif. Tidak mengherankan jika Indonesia menjadi pasar besar dan surga bagi negara produsen.

Disatu sisi ini hal positif, bahwa daya beli masyarakat Indonesia besar. Tapi disisi lain, ada perilaku masyarakat Indonesia yang kurang tepat yaitu jarang bahkan hampir tidak pernah membuat perencanaan keuangan sehingga terkesan boros. Ingat Gagal merencanakan berarti merencanakan gagal.

Nah, kali ini saya mau berbagi cara mudah merencanakan keuangan. Yang paling mudah dilakukan adalah tekhnik alokasi, dimana kita mengalokasikan dana dari penghasilan yang kita dapatkan. Dengan tekhnik alokasi ini akan menghindarkan kita dari gaya hidup boros, menjadi lebih produktif dan tentu saja hal-hal positif lainnya.

Kita coba buat ilustrasinya ya. Misal Si A, laki-laki lajang dengan penghasilan Rp5.000.000,- per bulan. Dari penghasilan Rp5.000.000,- per bulan kita alokasikan dengan tekhnik alokasi 10%, 20%, 30%, dan 40%. Sangat mudah diingat bukan? hehehehe...Tentu untuk besaran alokasi bisa berbeda setiap orang nya. Nah untuk para jomblowan dan jomblowati saya merekomendasikan teknik alokasi ini.

10% alokasikan untuk sosial, dana ini bisa kita gunakan untuk berzakat, bersedekah, membantu anak yatim dan sebagainya. Pokoknya hal-hal yang bersifat sosial kemanusiaan. Ini bisa juga menjadi tabungan kita di akhirat ...hehehehehe

20% alokasikan untuk hiburan, dana ini bisa kita gunakan untuk menghibur jiwa dan raga kita :) misal rekreasi, travelling, nonton bioskop dan hal positif lainnya yang dapat menyegarkan kembali jiwa raga kita

30% alokasikan untuk menabung, dana ini bisa kita gunakan untuk tabungan dunaiwi kita. Bisa kita gunakan untuk investasi di reksadana, saham yang sekarang sudah sangat mudah aksesnya. Carilah instrumen keuangan yang mendapatkan imbal balik diatas inflasi (>10%)

Terakhir 40% alokasikan untuk biaya pengeluaran rutin. Dana ini kita gunakan untuk makan, sewa kost, transportasi, keperluan pribadi sehari-hari dsb.

Sekian tips yang dapat saya berikan kali ini, semoga bermanfaat :)

Asep Hendriana
Pakar Keuangan Umar Usman Business School
Pin 52439417, WhatsApp 0812-9777-5130

Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha

Tips Cara Mudah Dapat Duit

Duit, ya duit atau uang, semua orang cari duit, butuh duit. Sampai-sampai ada lagu yang judulnya "Duit" yang didendangkan oleh artis Endang Kurnia dan menjadi hits.

Lalu cara yang ampuh dan mudah untuk mendapatkan duit bagaimana? Okey, kali ini saya mau berbagi tips mudah mendapatkan duit. Lanjut ya.....

Duit dalam kosakata bahasa Indonesia, kalau dalam bahasa inggris dituliskan "Do It" artinya, kerjakan saja, lakukan saja, bertindak saja, action, ya kalau mau duit harus beraksi. Aksi apa? ya aksi apa saja yang mendatangkan duit, yang penting halal cara mendapatkannya. Duit atau rezeki itu dijemput bro, dijemput dengan apa? yang dengan aksimu...hehehe

Dalam kata "Duit" juga tersimpan hikmah tersembunyi cara mendapatkan duit. Apa itu? D- Doa, U-Usaha, I-Ikhtiar dan T-Tawakal.....hehehe...keren kan. Jleb banget di hati.

Iya, kalau kita butuh duit, lakukan deh, Doa pada yang maha pencipta sang pemilik rezeki, terus kita lanjutkan dengan Usaha yang maksimal, terus Ikhtiar yang tiada henti dan terakhir Tawakal deh atas apa yang telah kita lakukan

Dijamin sob, kalau kita kerjakan tips diatas, bukan lagi kita yang mengejar duit, tapi duit yang mengejar kita... usaha langit dan bumi beriringan bersama-sama, selamat mencoba :)

Asep Hendriana
Pakar Keuangan Umar Usman Business School
Pin BB 52439417, WhatsApp 0812-9777-5130

Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha

Selasa, 07 Juli 2015

Tips Hemat Disaat Mudik



Mudik, sebuah kata yang sangat familiar menjelang hari Raya Idul Fitri. Bahkan menjadi sebuah tradisi unik tahunan yang melekat pada masyarakat Indonesia.

Menurut survei, perputaran uang ketika mudik tahun 2014 mencapai hampir 15 triliun. Begitu besar biaya yang dikeluarkan masyarakat disaat mudik. Mulai dari biaya beli baju, kendaraan, bagi-bagi uang sampai ganti gadget baru.

Nah, kali ini saya ingin berbagi tips dahsyat Hemat Disaat Mudik. Hemat bukan berarti pelit atau kikir loh ya...hehehehe

Pertama, hitung uang yang kita miliki untuk bekal mudik. Ini penting, jangan sampai biaya yang kita keluarkan lebih besar dari pada uang yang kita miliki. Besar pasak dari pada tiang :(

Kedua, rencanakan biaya apa saja yang akan kita keluarkan. Misalkan biaya beli baju baru, THR untuk orang tua dan saudara, rekreasi dll. Jangan lupa, biaya tidak boleh lebih dari dana yang kita miliki yah :)

Ketiga, komitmen dengan yang sudah kita rencanakan. Artinya tidak boleh ada pengeluaran yang tidak sesuai dengan yang kita rencanakan diawal.

Keempat, efisiensi dan efektifitas dalam setiap pengeluaran yang kita lakukan. Misalkan untuk biaya transportasi, kita bisa mencari informasi mudik gratis, begitu juga dengan biaya yang lainnya

Sekian tips yang dapat saya bagikan kali ini, semoga bermanfaat
Met lebaran yah dan sampai jumpa di kampung halaman

Asep Hendriana
Pakar Keuangan Umar Usman Business School
Pin BB 52439417, WhatsApp 0812-977-5130

Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha